Berita Hoax Munculkan Perpecahan Antar Golongan

Bagikan Artikel

PRINGSEWU – Hati-hati dalam menggunakan medsos, apa lagi mengeshare berita hoax yang berdampak pada perpecahan antar golongan, demikian dikatakan Almira Nabila Fauzi anggota MPR RI/DPD RI saat menyampaikan kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR di Aula IBN, Jum’at, (2/10/2026) lalu.

Lebih lanjut Almira menjelaskan, tentang berita hoaks atau informasi bohong, memiliki beberapa ciri-ciri utama yang perlu diwaspadai antara lain judul Provokatif dan Sensasional, Menggunakan kalimat bombastis, dilebih-lebihkan, memakai tanda seru berlebihan, atau ditulis menggunakan huruf kapital (caps lock) untuk memancing emosi.

Disamping itu, sumber tidak Jelas dan tidak kredibel, berasal dari situs web yang tidak terverifikasi, menggunakan blog pribadi, atau disebarkan melalui akun media sosial anonim tanpa identitas penulis yang jelas.

Peserta 4 Pilar MPR RI ini diikuti oleh sejumlah Dosen dilingkungan Institit Bakti Nusantara, para penggiat dan pelaku UMKM serta ibu-ibu pengajian Alhidayah, dan menghadirkan narasumber Dr. Fauzi Rektor Institut Bakti Nusantara.

Dr. Fauzi menyampaiakan pentingnya berbuat bijak dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam menggunakan media sosial.

“Cerna dan amati medsos yang diterima, jangan sampai karena ulah kita, dan kurang memahami akhirnya terkena UU ITE” kata Dr. Fauzi.

Narasumber yang juga Rektor IBN ini, mengupas tentang toleransi beragama dalam kehidupan sehari-hari, dan pentingnya menjunjung tinggi adab dan menghormati antar budaya.

Sosialisasi 4 Pilar MPR ini di tutup dengan game pancasila.(MD)

BACA JUGA  Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi