40 Paskibra Kecamatan Sukoharjo Dikukuhkan

Bagikan Artikel

PRINGSEWU-Pada hari yang penuh makna, 16 Agustus 2026,Sebanyak 40 siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan setempat Upacara pengukuhan ini oleh Camat Sukoharjo Yuli Susapto yang sebagai inspektur dalam kegiatan ini yang ditempatkan di GSG Kecamatan Minggu(16/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung khitmad dan haru baik dari para paskibra,orang tua,dan juga dari para tamu – tamu undangan yang hadir,hadir dalam acara ini,Camat Sukoharjo Yuli Susapto,Kapolsek Sukoharjo AKP (POL)Juniko,Serda Suparman,Anggota DPR dapil Sukoharjo Rusmanto,Kepala Sekolah SMK N 1 Sukoharjo Putra Irawan,Mewakili dari SMA N 1 Sukoharjo Sipung,Ketua Panitia HUT RI Kecamatan Sukoharjo Mawan Juniardi,Ketua APDESI Kecamatan Sukoharjo Purwoko,dan para undangan serta para pelatih dan para purna paskibra.

Acara pengukuhan diawali dengan pembacaan ikrar Paskibra yang dipimpin oleh salah satu anggota. Dengan suara lantang dan penuh keyakinan, mereka berjanji untuk setia pada bangsa dan negara, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,dan tugas mereka untuk mengabdi dan menjaga kehormatan bendera kebanggaan Indonesia.

Sesudah acara ini selesai Camat Sukoharjo Yuli Susapto menyampaikan,apresiasinya yang tinggi. Beliau berpesan bahwa tugas mereka tidak berhenti di upacara pengibaran bendera. Setelah hari ini, mereka adalah duta-duta bangsa, teladan bagi generasi muda lainnya. Beliau berharap agar nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme yang telah tertanam dapat terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,Jelasnya.

Anggota Dewan Kabupaten Rusmanto juga menambahkan,Perjalanan mereka tidaklah mudah,Selama lebih dari satu bulan, mereka berjuang melawan rasa lelah, panas terik, dan tantangan fisik maupun mental. Pagi buta mereka sudah memulai latihan, sore hari mereka terus mengasah kemampuan baris-berbaris. Setiap tetes keringat yang jatuh adalah bukti dari dedikasi dan semangat pantang menyerah. Mereka belajar untuk saling mendukung, menguatkan, dan percaya satu sama lain. Inilah yang dimaksud dengan “bertumbuh dalam perjuangan”Tuturnya.(MD)

BACA JUGA  Bupati Pringsewu Santuni Keluarga Pekerja Migran Yang Meninggal Dunia di Malaysia