PRINGSEWU – Institut Bakti Nusantara (IBN) Pringsewu memperkuat wawasan dan kesiapan mahasiswa menghadapi pesatnya perkembangan teknologi melalui Seminar Literasi Digital bertajuk “Saatnya Mahasiswa Beraksi: Amankan Data dan Berantas Hoaks”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus IBN Pringsewu ini dibuka secara resmi oleh Rektor IBN, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., CMA. (2/10/26)
Seminar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kampus dalam membentuk lulusan yang tidak hanya mahir memanfaatkan teknologi, tetapi juga sadar akan pentingnya keamanan data, etika bermedia, serta kemampuan menyaring informasi di tengah derasnya arus berita di ruang digital. Kegiatan ini dirancang membentuk karakter mahasiswa agar mampu menggunakan teknologi secara cerdas, aman, berbudaya, dan beretika.
Dalam sambutannya, Dr. Fauzi menegaskan bahwa mahasiswa sebagai generasi intelektual memegang peran sentral mewujudkan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab. Penguasaan teknologi, ujarnya, harus diimbangi dengan pemahaman terhadap risiko digital, perlindungan data pribadi, serta kebiasaan memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.
“Mahasiswa tidak boleh sekadar menjadi pengguna teknologi. Kita harus menjadi generasi yang cakap digital — mampu menjaga keamanan data, berpikir kritis terhadap informasi, dan turut mencegah penyebaran hoaks. Literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kompetensi wajib untuk menunjang keberhasilan di dunia pendidikan maupun dunia kerja yang kini sepenuhnya terdigitalisasi,” tegas Dr. Fauzi.
Di akhir acara, dilakukan penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. IBN berharap upaya literasi digital dapat terus dikembangkan melalui seminar, pelatihan, dan edukasi berkelanjutan, sehingga mahasiswa tumbuh menjadi generasi yang tidak mudah dipengaruhi berita palsu, sadar perlindungan data pribadi, serta mampu berkontribusi positif membangun ekosistem digital Indonesia.(Slc)